Selamat Istriku, Usahamu Sukses Besar
Setelah berjuang hampir setahun membimbing anak-anak untuk siap menghadapi Ujian Nasional (UN) akhirnya selesai sudah tugasmu istriku. Dan alhamdulillah hasil yang diperoleh setimpal dengan usaha kerasmu.
Saya memang sedang memuji istriku, bukan kecantikannya (kalo ini sih sudah sejak dulu saya puji, ya iyalah kalau engga mana mau jadikan istri hehehee) tapi usaha kerasnya yang luar biasa dalam membimbing anak-anak untuk belajar dan belajar demi menghadapi UN 2009. Yah, istriku memang guru PNS dan ditugaskan mengajar di kelas 6 sebuah SD terpencil di kampung kami. Namanya SD Banjarwaru 02, Nusawungu Cilacap, agak jauh lho dari tempat penggrebekan densus 88 buat nangkap Syaifuddin Zuhri dan Noordin M Top. Meski baru 2 tahun terima SK namun sudah langsung diberi tanggungjawab ngajar kelas 6.
SD tersebut merupakan SD inpres dan terpencil di pelosok Cilacap dan belum pernah meraih prestasi berarti di tingkat Kecamatan apalagi Kabupaten. Dengan kesadaran pendidikan yang minim dan keterbatasan ekonomi, membuat makin susah aja pekerjaan mengentaskan/meluluskan mereka dari UN.
Namun disini justru letak perjuangan istriku akan terasa. Berat memang namun bukan berarti tidak mungkin. Akhirnya diputuskan untuk mengadakan LES tiap hari sejak semester dua dimulai awal tahun 2009 ini, dengan Free tentunya. Ga papa toh ngajar itu ibadah.
Perjuangan makin terasa sulit kala disaat-saat akhir persiapan menghadapi Ujian, musim hujan tiba. Jalan-jalan yang belum diaspal menjadi becek dan menjadikan alasan bagi murid2 untuk absen. Serta butuh perjuangan tersendiri untuk bisa ngawal mereka kala belajar malam. Karena disamping les disiang hari, istriku (dengan saya temanin tentunya) rajin SIDAK dimalam hari untuk memastikan anak-anak belajar dan tidak main ataupun nonton TV.
Duh…..berat sekali kala itu.
Ketika hari H tiba dan UN pun dimulai maka harap2 cemas langsung melanda guru2 SD disana terlebih istriku. Pikiran2 tak jelas akan hasil yang akan didapat kerap melintas dan menyebabkan istriku jadi sulit makan (gpp sih biar tambah langsing hehehe).
Dan saat pengumumanpun tiba, ……….
Alhamdulillah seluruh anak didik dinyatakan LULUS dan lebih syukur lagi prestasi SD Banjawaru 02 mendapatkan peringkat 2 terbaik (rata2) tingkat kecamatan. Satu lagi yang harus disyukuri, salah satu siswanya mendapatkan nilai UN tertinggi tingkat kecamatan. Sungguh prestasi yang luar biasa mengingat selama berpuluh tahun SD tersebut belum pernah menembus prestasi sedemikian cemerlang. Maklum SD di salah satu Desa tertinggal.
Sekali lagi, Selamat Istriku, perjuanganmu sukses besar. Lanjutkan……….
Dengan prestasi demikian mentereng maka tak ragu2 lagi dalam sidang dewan guru dan komite sekolah, istri saya kembali mengemban tugas ‘berat’ itu lagi, mengajar kelas 6.
Semoga prestasi tahun depan tidak kalah dengan tahun ini. Terus berjuan istriku, aku mendampingimu.
Oh iya sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, melalui blog ini saya ingin memamerkan nilai para siswa anak didik istri saya tersebut. –bukan pamer lho—Nilai berikut merupakan jumlah nilai UN dari tiga mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA).
Darsem (23,65)
Sulatri (22,25)
Ari Saputra (25,30)
Junianto (19,65)
Susanto (23,00)
Aji Saeful (25,15)
Alfia Nur Vidiarti (27,45) (Nilai tertinggi Kecamatan Nusawungu Cilacap)
Arif Wijianto (25,45)
Fitri Utami (24,50)
Heni Herlina (25,75)
Hudam Sauji (24,50)
Jeni Fransiska (24,35)
Misbahul Munir (23,30)
Novi Sri Rahayu (24,45)
Susi Tri Hartati (24,05)
Siyam (22,65)
Teguh Arief Fahrudin (24,85)
Yuli Refianti (24,55)
Sofiatul Janah (25,75)
4 Comments
Other Links to this Post
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
By Sbobet, August 17, 2009 @ 9:13 pm
Sayang banget sama istrinya
By syaifudin zuhri, August 23, 2009 @ 2:22 pm
pertama say ucapkan atas keberhasilan istri pak edhy, semoga ibadah nya di terima disisi Alloh SWT, salut banget, jarang orang demikia. kedua say tegaskan saya bukan syaifudin zuhri yang lagi di buru densus 88, say syaifudin zuhri yang lain he..he
By Edhi, August 25, 2009 @ 1:42 pm
@sbobet : iya dong, masa mau nyayangi istri orang hehehe…saling sayang menyayangi kan wajib hukumnya dalam berumah tangga ya.
@Syafudin: Trims mas, moga istri saya bisa konsisten.
> Tadinya saya juga takut lho mas di blog saya ada yang komen syafudin zuhri, mau lapor ga ya ke densus 88……? lapor engga lapor engga….lagi ngitung kancing baju nih (padahal pake kaos oblong)
By KandangTips, September 22, 2009 @ 2:49 am
Ass.Sebelumnya Q ngin ngucapin “Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri” Kang, Q dah Linkback nih.. Linkback y.. Dah bisa di cek ko’. Q tunggu backlinknya. Trims. Ass